Cabe merupakan tanaman yang dapat tumbuh di dataran rendh atau kering.Cabe juga tanaman yang banyak mengandung vitamin A dan C serta mengandung minyak atsiri.
Cabe juga merupakan salah satu komoditas petani atraktif.disaat saat tertentu cabe dapat memiliki harga yang melambung tinggi.Namun pada kesempatan lain harga cabe juga bisa turun hingga tak berharga.Pada posting ini kita akan membahas langkah langkah yang harus kita perhatikan untuk menanam cabe.
1.Syarat Tumbuh
Tanaman cabe dapat tumbuh pada tanah yang kaya akan humus,gembur,serta tidak memiliki genangan air atau becek.Untuk PH tanah yang ideal menanam cabe berkisar antara 6-7.
2.Pemilihan Benih
Pada umumnya masyarakat mengenal dua jenis cabe merah yaitu cabe merah besar dan cabe merah keriting.perbedaan dari cabe ini terlihat dari bentuk dan tekstur kulitnya.Untuk memilih jenis mana yang ingin dibudidayakan sebaiknya memilih jenis yang paling cocok dengan lokasi.
Untuk benih budidaya cabe bisa didapatkan dengan membeli benih di toko benih atau dengan membuat sendiri.
3.Penyemaian
Tanah persemaian digemburkan dan beri ukuran lebar 125 x 100 cm.Setelah digemburkan kemudian beri pupuk kandang 2/1 dari media tanah.kemudian aduk hingga rata.
Rendam bibit cabe dengan air hangat kurang lebih 3 jam.Jangan gunakan biji cabe yang terapung.setelah itu taburkan biji cabe dengan rata pada tanah yang sudah disiapkan.Untuk menghindari hujan kita sebaiknya buat penutup menggunakan daun kelapa.agar pada saat hujan benih tidak berpindah.Benih sudah siap dipindahkan pada saat benih berumur 1 bulan.
4.Persiapan Lahan
Sambil menunggu benih siap untuk dipindahkan kita menyiapkan lahan dengan pengolahan yang baik.Bajak lahan sedalam 20-40 cm,bersihkan lahan dari batu atau kerikil.Buat bedengan dengan lebar 1 meter dengan tinggi 20-40 cm dengan jarak antara bedengan 60 cm.untuk panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan.
campurkan pupuk organik pada setiap bedengan,bia berupa kompos atau pupuk kandang di setiap bedengan secara merata.Untuk kebutuhan pupuk organik adalah 20 ton/ha.Selain itu tambahkan urea 350kg/ha.
5.Penanaman Bibit Cabe
Pemindahan bibit cabe dari area persemaian ketika umur bibit cabe mencapai 3-4 minggu.Pemindahan benih cabe sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari.hal ini untuk menghindari setress.
6.Pemeliharaan dan Perawatan.
Penyiraman sanggat diperlukan pada saat musim kering.Dan hati hati melakukan penyiraman pada saat tanaman belum kuat.Setelah tanaman berumur 15 - 20 hari tanam lakukan pemupukan pertama dengan mencampur Za 400 kg,TSP 200 kg, dan KCL 50 kg perhektar.Caranya dengan memberi 10 gram perlubang tanam.Pemupukan selanjutnya pada saat cabe berumur 60 hari dengan dosis seperti diatas.pemupukan selanjutnya dilakukan setiap 20 hari sampai cabe panen 4-5 dengan dosis yang sama.
7.Pemanenan.
Budidaya cabe merah dapat dipanen ketika cabe berumur 75-85 hari setelah tanam.Produktivitas cabe merah biasanya mencapai 10-14 ton/ha.tergantunga dari tehnik budidayanya.Pada budidaya yang optimal potensinya mencapau 20 ton/ha.